Skreening tumbuh kembang psikososial sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan mental pada remaja di MAN 2 Yogyakarta
Psychosocial development screening as an effort to prevent mental health problems in adolescents at MAN 2 Yogyakarta
Keywords:
skreening, kesehatan mental, remajaAbstract
Latar belakang: remaja merupakan individu yang rentan mengalami masalah kesehatan mental. Ketidaksiapan tumbuh kembang psikososial seringkali disebut sebagai penyebabnya. Pencegahan dan penanganan masalah emosi dan perilaku pada secara tepat sejak dini diharapkan dapat membantu remaja untuk perkembangan lebih baik bagi masa depannya.
Tujuan: kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk mendeteksi adanya potensi gangguan emosional dan tingkah laku sebagai upaya mendeteksi dini masalah kesehatan mental remaja.
Metode: metode kegiatan pengabdian menggunakan CBR (Community-Based Research), diantaranya skreening gangguan kesehatan mental dan pendidikan kesehatan tentang pencegahan masalah kesehatan mental remaja di MAN 2 Yogyakarta. Pelaksanaan skrining menggunakan instrument SDQ-25 (Strengths and Difficulties Questionnaire) secara offline namun dalam pengisian kuesioner dengan google form. kegiatan ini diikuti oleh 40 remaja di MAN 2 Yogyakarta.
Hasil: hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang diperoleh dari 40 siswa, menggambarkan bahwa kesehatan mental siswa dalam kategori normal terdapat 20 siswa, kesehatan mental dalam kategori borderline sejumlah 4 siswa, dan kesehatan mental dalam kategori abnormal sejumlah 16 siswa.
Simpulan: kegiatan pengabdian masyarakat ini menyimpulkan bahwa mayoritas kesehatan mental siswa dalam kategori normal.