Efektivitas pijat oksitosin terhadap kecukupan asi pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan: studi pra-eksperimental di Queen Baby Spa Sleman
Effectiveness of oxytocin massage on breast milk adequacy among breastfeeding mothers of infants aged 0–6 months: a pre-experimental study at Queen Baby Spa Sleman
DOI:
https://doi.org/10.66689/csjpk.vi.102Keywords:
ASI eksklusif, ibu menyusui, kecukupan ASI, pijat oksitosinAbstract
Latar Belakang: Banyak ibu menyusui mengalami kendala dalam kecukupan ASI, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya stimulasi hormon oksitosin. Pijat oksitosin merupakan salah satu metode nonfarmakologis yang bertujuan merangsang pelepasan hormon oksitosin agar kecukupan ASI pada ibu menyusui tercukupi.
Tujuan: Mengetahui efektivitas pijat oksitosin terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui usia 0-6 bulan.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Sampel terdiri dari 20 ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi yang diberikan yaitu pijat oksitosin yang berdurasi 10-15 menit selama 3 hari berturut-turut. Pengukuran kecukupan ASI dilakukan menggunakan kuesioner kecukupan ASI yang terdiri dari 8 butir pertanyaan. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 4,80 dan nilai rata-rata posttest sebesar 7,65. Selisih antara keduanya menunjukkan peningkatan sebesar 2,85. Dari hasil analisis dengan Wilcoxon didapatkan hasil nilai p= 0,000 (nilai p<0,05) yang artinya terdapat perbedaan skor kecukupan ASI sebelum dan sesudah pemberian intervensi berupa pijat oksitosin.
Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pijat oksitosin terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui usia 0-6 bulan.

