Analisis faktor penyebab hipoksia pada pasien dengan general anestesi di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta
Analysis of factor causing hypoxia in patients undergoing general anesthesia at PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta
Keywords:
ekstubasi, general anestesi, hipoksia, preoksigenasi, status perokok aktifAbstract
Latar belakang: Hipoksia merupakan komplikasi yang kerap terjadi selama maupun setelah pemberian general anestesi, dan dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani secara optimal. Beberapa faktor yang diduga berkontribusi terhadap terjadinya hipoksia adalah preoksigenasi yang tidak adekuat, status perokok aktif, serta tindakan ekstubasi yang tidak sesuai standar.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara preoksigenasi, status perokok aktif, dan ekstubasi terhadap kejadian hipoksia pada pasien dengan general anestesi di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan nilai signifikansi p<0,05. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 200 pasien yang menjalani general anestesi di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta dan teknik pengambilan data menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel adalah 50. Intrumen yang digunakan untuk pengambilan data menggunakan lembar observasi.
Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara preoksigenasi dengan kejadian hipoksia (p = 0,002), status perokok aktif dengan kejadian hipoksia (p = 0,020), dan ekstubasi dengan kejadian hipoksia (p = 0,022). Kejadian hipoksia juga ditemukan pada pasien non-perokok, yang mengindikasikan bahwa hipoksia bersifat multifaktorial dan dapat dipengaruhi oleh berbagai kondisi klinis serta variasi respon fisiologis pasien terhadap anestesi.
Simpulan: Tiga faktor utama yang dianalisis dalam penelitian ini preoksigenasi, status perokok aktif dan ekstubasi memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian hipoksia.