Hubungan pengalaman bencana dengan kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi ancaman erupsi gunung merapi di Rumah Sakit Jiwa Grhasia
Analysis of the influence of disaster experience on the preparedness of health workers in facing the threat of volcanic eruption at the Grhasia Mental Hospital
DOI:
https://doi.org/10.66689/csjpk.vi.124Keywords:
kesiapsiagaan, pengalaman bencana, tenaga kesehatanAbstract
Latar belakang: Erupsi gunung merapi tahun 2010 menjadi salah satu erupsi terbesar yang banyak menyebabkan orang meninggal dunia. Hal ini menjadikan kesiapsiagaan tenaga kesehatan di rumah sakit setempat menjadi sangat krusial. Pengalaman bencana menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesiapsiagaan. Pengalaman bencana diyakini dapat meningkatkan kesiapsiagaan guna memastikan pelayanan medis yang cepat dan tepat saat terjadinya bencana.
Tujuan: Mengetahui hubungan pengalaman bencana dengan kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi ancaman erupsi gunung merapi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia.
Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan di RSJ Grhasia sebanyak 74 responden dengan menggunakan Simple random sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner dengan uji data statistik menggunakan uji Spearman Rank.
Hasil: Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji Spearman Rank diperoleh nilai signifikan (p value) sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa Ha diterima. Mayoritas responden memiliki pengalaman bencana yang baik sebanyak 48 responden (64,9%). Sedangkan mayoritas responden memiliki kesiapsiagaan yang baik sebanyak 58 responden (78,4%).
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman bencana dengan kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi ancaman erupsi gunung merapi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia.

